Pemkot Kembangkan Ruang Terbuka Hijau di Kawasan Bungkutoko

0
133

SULTRANEWS-Program Green City yang dijalankan  Pemerintah Kota Kendari patut diapresiasi  sebagai upaya  menambah Ruang Terbuka Hijau (RTH) kota ini.  Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kota Kendari bersama sejumlah penggiat lingkungan kembali  menanam bunga di sepanjang median jalan Poros Bungkutoko (Jembatan Talia). Sebanyak 500 pohon bunga berbagai jenis ditanam.

Ratna Sakai, Kepala Bidang Tata Lingkungan DLHK Kota Kendari mengatakan terdapat 200 bunga jenis terompet kuning dan 300 bunga jelita menambah koleksi taman di median jalan tersebut. .

Aksi tanam bunga sebagai upaya memanfaatkan taman median yang digagas oleh Wali Kota Kendari, Asrun  sepanjang satu kilo meter. “Kini sudah 600 meter yang tertanami bunga,” ungkap Ratna.

Menurut Ratna, RTH merupakan suatu bentuk pemanfaatan lahan pada satu kawasan yang diperuntukan untuk penghijauan tanaman. Klasifikasi bentuk RTH umumnya antara lain RTH Konservasi/Lindung dan RTH Binaan.

Ruang terbuka hijau adalah area memanjang/jalur dan/atau mengelompok, yang penggunaannya lebih bersifat terbuka, tempat tumbuh tanaman, baik yang tumbuh secara alamiah maupun yang sengaja ditanam.

BACA :  Polsek Kawasan Pelabuhan Kendari Janji Berantas Pungli

Penyediaan dan pemanfaatan RTH dalam RTRW Kota/RDTR Kota/RTR Kawasan Strategis Kota/RTR Kawasan Perkotaan, dimaksudkan untuk menjamin tersedianya ruang yang cukup bagi:

  • kawasan konservasi untuk kelestarian hidrologis;
  • kawasan pengendalian air larian dengan menyediakan kolam retensi;
  • area pengembangan keanekaragaman hayati;
  • area penciptaan iklim mikro dan pereduksi polutan di kawasan perkotaan;
  • tempat rekreasi dan olahraga masyarakat;
  • tempat pemakaman umum;
  • pembatas perkembangan kota ke arah yang tidak diharapkan;
  • pengamanan sumber daya baik alam, buatan maupun historis;
  • penyediaan RTH yang bersifat privat, melalui pembatasan kepadatan serta kriteria pemanfaatannya;
  • area mitigasi/evakuasi bencana; dan
  • ruang penempatan pertandaan (signage) sesuai dengan peraturan perundangan dan tidak mengganggu fungsi utama RTH tersebut. SK