Pelaku Bahan Baku Bom Terancam Hukuman 20 Tahun

0
145
Barang bukti amonium nitrat yang disita polisi. foto: YJ

SULTRANEWS-Pelaku yang diduga telah membeli bahan baku bom ikan berupa Amonium Nitrat terancam hukuman 20 tahun penjara. Hal tersebut dikatakan DirPolair Polda Sultra, Kombes Pol Andi Anugerah, Selasa (20/9/2016)

“Ancaman hukumannya itu maksimal 20 tahun penjara jika dikenakan Undang-Undang Darurat,” katanya.

Namun demikian, pihak kepolisian juga akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut lagi. Apakah ada pasal lain yang dikenakan. Pihaknya juga akan melakukan pemeriksaan lanjutan apakah dalam penemuan Amonium Natrium tersebut melibatkan anggota kepolisian atau tidak.

“Sejauh ini belum ada keterlibatan anggota, tapi kami terus melakukan pemeriksaan,” ujarnya.

Untuk diketahui, DitPolair telah mengamankan barang bukti sebanyak 1775 Kg Natrium Nitrat yang ditemukan di gudang penyimpanan Kabupaten Bombana dengan menetapkan satu orang tersangka dengan inisial BH (50).

Meskipun barang bukti tersebut merupakan bahan baku pembuatan pupuk, namun jika dicampurkan dengan dua bahan lainnya maka akan bisa digunakan sebagai bom ikan. Pihaknya juga melakukan penangkapan terhadap BH karena yang bersangkutan tidak memiliki izin penjualan resmi. (LINA)

BACA :  Kadispen TNI Tinjau Kegiatan TMMD ke 79 di Konkep