Kolabortif Pelestarian Kawasan Mangrove di Kendari

0
70

SULTRANEWS-Sesuai dengan visi dan misi Pemerintah Kota Kendari untuk mewujudkan Program Smart Green City menuju Kota Layak Huni (Livable City), maka kawasan mangrove di Kota Kendari ditata agar memiliki nilai tambah untuk dijadikan suatu areaL smart point. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kendari, Agus Salim Safrullah.

Untuk mempertahankan fungsinya, maka pemerintah kota  telah melakukan upaya pelestarian kawasan mangrove dengan mendorong keterlibatan masyarakat sekitar.

“Upaya kolaboratif dengan melibatkan semua pihak dirasakan cukup penting dalam pelestarian kawasan mangrove. Keterlibatan masyarakat dalam pengawasan sangat efektif untuk menekan tingkat kerusakan mangrove dari aktivitas oleh pihak yang tidak bertanggungjawab untuk mengejar keuntungan sesaat,”katanya.

Menurutnya, mangrove selain memiliki fungsi fisik menjaga garis pantai agar tetap stabil, melindungi pantai dari abrasi, dan intrusi air laut, juga memiliki fungsi biologis sebagai habitat berbagai jenis biota, serta dapat ditata menjadi area smart point.

“Kawasan mangrove ini merupakan salah satu ekosistem pesisir dan lautan juga sangat potensial bagi kesejahteraan baik dari segi ekonomi, sosial dan lingkungan hidup,”ujarnya.

BACA :  Akun SBY Twit Foto Adelana

Kawasan mangrove di Kendari terdapat hampir disepanjang garis pantai teluk Kendari dari Kelurahan Tondonggeu bagian selatan Kendari sampai Kelurahan Purirano di bagian utara Kendari.

Pemerintah Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), menjadikan kawasan mangrove menjadi salah satu areal Smart point di kota itu. SK